Persiapan akreditasi membuat Melisa pulang terlambat hari ini. Acara pentas seni mini yang akan digelar membuat Nenti sebagai penanggung jawab kegiatan sudah mulai disibukkan untuk menyeleksi dan menilai setiap pelajar yang mendaftarkan dirinya untuk tampil. Dan sudah barang tentu jika Melisa tidak bisa membiarkan rekan kerjanya tersebut bekerja sendirian. Pada akhirnya, Melisa ikut andil dalam proses seleksi yang dilakukan untuk menyaring siswa dan siswi berbakat. Memang bukan seleksi yang ketat, tetapi tetap saja menyita waktu untuk melakukannya. Seperti saat ini, Melisa baru sampai di rumahnya menjelang magrib. Sejak tadi yang ada dalam pikirannya hanya Alfath seorang. Apakah pria muda yang telah menjadi suaminya tersebut sudah makan atau belum, Melisa takut jika Alfath kelaparan kare

