Pengecut

1544 Kata

“Melisa!” panggil Alfath, menahan rasa sakit yang ia rasakan di sudut bibirnya yang sobek akibat tamparan yang diberikan oleh Fatih. Ayahnya tersebut memang sangat tegas, bukan hanya menampar Alfath sebayak dua kali, pria yang sudah memasuki usia tua itu juga memberikan bogem mentah pada Alfath. Dan kakinya juga tak segan untuk menendang perut Alfath hingga pria muda tersebut terpental. Dan itu semua hanya karena Alfath mengatakan jika dirinya akan menceraikan Melisa demi Melisa. Sepertinya Fati sangat menyayangi menantunya. Alfath tahu mengapa Fatih sangat ingin agar Alfath mempertahankan hubungannya bersama Melisa, hal tersebut dikarenakan Fatih yang sangat mencintai Naima. Alfath sangat tahu bahwa Fatih sangat mencintai mendiang ibunya yang telah meninggal, dan mu8ngkin ayahnya terseb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN