Canggung

2000 Kata

Di malam yang sunyi Alfath termenung sendiri di teras rumah. Tidak henti-hentinya ia mengulum bibirnya sendiri ke dalam. Alfath tidak bisa berhenti untuk memikirkan apa yang telah ia lakukan pada Melisa. Bagaimana caranya tadi memeluk tubuh Melisa, mencium pipinya, bibirnya dan ... semua itu terus terngiang di dalam kepalanya. Alfath merasa bahwa sekarang ia telah mengkhianati Najihan, tapi tidak dapat dipungkiri bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali apa yang telah dilakukannya. Bahkan ada perasaan suka untuk melakukan hal tersebut pada Melisa. Alfath tidak mengerti ini, mengapa ia malah menikmati sesuatu yang salah dilakukan olehnya. Alfath memejamkan matanya ketika mengingat bagaimana mimik wajah Melisa yang tercengang dan hanya diam menerima perlakuannya. Tidak ada balasan sama se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN