Melisa menuangkan segelas air putih untuk Alfath, tak lupa ia juga menyiapkan teh hangat untuk pelengkap pagi ini. Sedangkan Alfath sendiri masih sibuk dengan kegiatan makannya yang sudah menghabiskan cuku banyak nasi karena ia yang menambah porsi makannya pagi ini. Bukan tanpa alasan, selain karena merasa lapar, Alfath juga merasa senang karena menu masakan yang dimasak oleh Melisa pagi ini adalah menu makanan yang sesuai dengan permintaannya semalam. Opor ayam yang sudah lama tak dirasakan oleh lidahnya, Alfath harus berterima kasih kepada istrinya terebut yang mau memasak makanan yang cukup sulit di pagi hari. Seperti yang suah diketahui jika biasanya Melisa tak mau merepotkan dirinya dengan jenis makanan yang membutuhkan waktu lama dalam pembuatannya di pagi hari karena ia yang tak

