Happy reading, guys! -D e m i K i a n- Kinan menyedot lagi jus jambu yang isinya tinggal setengah. Pandangan gadis itu menyisir seantero cafe yang berada di salah satu mall, tetapi tak juga menemui seseorang yang hendak ia temui di sana. Cewek itu melirik jam tangan hitam yang melingkar manis pada pergelangan tangan. Sudah hampir setengah jam ia menunggu ayah yang memintanya untuk datang sepulang sekolah. Kinan mulai bosan, tempat seperti ini tidak cocok untuknya, sebab ia tak suka keramaian. Ia memutuskan untuk membuka ponsel dan memainkannya asal berharap ayah segera datang. Namun, baru sedetik gadis itu lagi-lagi sudah menghela napasnya bosan. “Tau gini, tadi gue ngajak Rafa.” Tak lama setelah itu ia merasakan tepukan di pundak, spontan Kinan menoleh mendapati ayah sudah berdir

