Empatpuluh empat

1121 Kata

H a p p y r e a d i n g, g u y s! -D e m i K i a n- Di bawah terik matahari yang bersinar begitu terang. Kinan mulai mengelap keringat yang meleleh hingga ke lehernya. Gadis itu menelan ludah susah payah, tenggorokannya sudah kering karena berjemur hampir satu jam. Di sebelah kanannya seorang cewek yang sejak tadi asik mengumpat. Meskipun rambutnya sudah di cepol ke atas, namun baju seragamnya tetap basah karena keringat. "k*****t!" Kinan melirik Dea yang sejak tadi mengumpat tanpa ampun. Dea mengaku bangun kesiangan karena semalam begadang untuk menonton pertandingan club sepak bola favoritnya hingga pagi hari. "Udah kali, De. Kesiangan juga salah lo sendiri, 'kan?" tutur Kinan meringis kepanasan. "Kabur aja, yuk! Lagian kelas juga kosong. Mumpung Bu Inggrid lagi di kantor. Mana t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN