Empatpuluh Lima

1602 Kata

H a p p y R e a d i n g, g u y s ! -D e m i K i a n- Setelah untuk sekian lama mata yang lelah enggan terpejam dengan nyaman, malam itu adalah tidur paling nyenyak tanpa beban. Tanpa rasa takut akan bayang-bayang masa lalu. Tanpa angan-angan yang selalu melayang dalam pikirnya. Jika saja Kinan tau sejak awal bahwa mengikhlaskan adalah cara paling baik untuk mengobati sakit hatinya. Mungkin sudah sejak dulu ia lakukan hal itu. Jika saja dari dulu Kinan paham perihal menata luka, mungkin saja gadis itu tak akan terjatuh ke dalam rasa sakit yang sempat menelannya dalam perih. Akan tetapi, Kinan tak ingin menyangkal, kenyataan bahwa luka-luka yang tercipta justru membuat dirinya menjadi sosok yang lebih tangguh dan kuat. Kenyataannya luka yang mendewasakan dirinya selama ini. Kinan tak in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN