Hari yang selalu Aldio tunggu akhirnya datang juga. Pria itu berpenampilan elegant sebagai pemilik kantor Zalfahri group. Sambil menunggu kehadiran beberapa investor dan vendor sudah hadir dalam acara tersebut. Saat ini Alzio telah memberikan kata sambutan. Rey dan Fajar, bersamaan dengan Nina juga baru tiba di kantor itu. "Selamat pagi, Pak Rey." Aldio menyapa pria itu dengan tampak penuh kemenangan. Rey terlihat memicingkan mata curiga dengan Aldio, apalagi penampilan Aldio lebih gagah darinya seolah dia bos. "Pagi.. Kau tampak berbeda hari ini." Rey berkata sambil memaut jemari Nina seakan memperlihatkan kemesraan mereka. Aldio mengerjapkan matanya sejenak, ia tetap bersikap santai. Padahal ia sudah meminta Kaffa menjemput wanita ini. "Tentu saja, Pak. Ini acara Istimewa." Rey me

