Akhirnya setelah beberapa jam acara selesai, kini Aldio sudah berada di kamar hotel bersama Nina. Karena gugup Nina hampir setengah jam masih dalam toilet. Nina gelisah seolah ini malam pertama mereka, padahal mereka menikah sudah cukup lama. "Gue kok gugup ya." Ucap Nina sendiri sambil mondar-mandir dengan kimono yang masih ia kenakan. Tambah lagi kakinya yang pegal sebab tamu yang tak kunjung sepi. Tok.. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu membuat Nina terjenggit hingga terpeleset. "Aaaauch.." "Sayang.. Kamu kenapa?" terdengar suara cemas dari luar sana. Tapi Nina belum juga usai mengganti pakaian tidurnya. "Enggak papa kok, sayang." "Tapi aku khawatir daritadi kamu gak keluar." Nina berdecak bingung. Ia menghembaskan napas panjang sejenak melepaskan kegugupannya. "Egh.. Tunggu a

