Dengan rasa putus asa Aldio pasrah melihat Nina pergi, ia terduduk dengan segala kehancuran hati dan perasaannya. Entah bagaimana dia dapat lalui tanpa dukungan Nina, ini kesalahannya karena belum jujur pada istrinya. "Aldio." Laki-laki itu mendongakan kepalanya melihat Rere berdiri dihadapannya. Lalu ia berdiri dengan raut frustasi. "Re, kamu daritadi." Ucap Aldio pelan. Tak seperti biasa dia terlihat semangat bekerja, tepatnya mencari tahu tentang Stefi. "Lumayan melihat kamu bertengkar dengan Nina, aku tak menduga ternyata kamu suami Nina." Ucap Rere santai. Aldio menyatukan alisnya heran, ia dapat menelisik Nina dan Rere saling mengenal tapi bagaimana bisa. "Kamu kenal Nina." Lontar Aldio tanpa basa-basi. Rere tak menjawab, ia justru mengajak Aldio ke ruangan dirinya untuk bica

