Kalau Aldio memiliki pilihan dalam hidupnya, dan bisa mengatur semua sesuai keinginannya, dia akan lakukan itu. Tapi sayang, dia tidak bisa lakukan kemauannya. Karena sadar dia akan menjadi laki-laki egois. Dia sendiri yang memilih untuk mencintai Nina, tidak perduli bagaimana nanti kedua orang tua Nina akan mengusirnya. Setelah cukup lama dalam perjalanan Aldio dan Kaffa sampai tempat tujuan, laki-laki itu sama sekali tidak tahu keberadaan kamar Nina. "Kaf, menurut lo kamar Nina yang mana?" Ucap Aldio berbisik. Kedua pria berhasil melumpuhkan penjaga rumah ini, dan sekarang mulai menyusup seperti pencuri. "Nina itu istri lo, seharusnya lo lebih tau dimana kamarnya." Ada dua kamar yang lampunya masih hidup, Aldio tau Nina jarang sekali tidur mematikan lampu karena takut, kecuali ada dir

