Bab 48

1620 Kata

Malam harinya Nina memutuskan untuk bertemu menginap rumah Alzio. Rasanya sudah lama ia tak menghabiskan malam bersama suami dan putrinya. Nina mengenakan piyama tidurnya. Sebelum naik ranjang Nina melakukan rutinitasnya. Ia mengoleskan handbody dan cream wajahnya. "Nina, kamu lama banget sih. Kasian Dini tungguin kamu tidur." Komentar Aldio. Nina hanya melirik dari cermin yang ia tatap. "Mamah kok tidur dandan sih." Ucap Dini polos membuat Nina terkekeh kecil sambil memutar tubuhnya memandang kedua orang itu. "Kamu ya ngajarin Dini." Aldio memiringkan bibirnya sinis. "Sembarangan kamu!" Nina bangkit melangkahkan kaki ke ranjangnya. Lalu ia meletakan tubuh berbaring samping putri kesayangannya Dini. "Ish.. Mamah kangen banget tau sama Dini." Dini memeluk Nina erat. Nina juga memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN