Bab 45

1646 Kata

Alzio melangkah ruangan Dio, pria itu berpakaian casual membuat orang seisi dalam ruangan itu tercenggang. Pasalnya Alzio tak pernah berpergian dengan pakaian sesantai itu. Zio tersenyum melihat Aldio sudah lebih baik. "Udah sadar lo?" suara bariton Alzio membuat Aldio menghela napas kasar. Aldio memicingkan matanya kepada Zio, ia merasa saudaranya bersikap aneh, walaupun Zio bersikap santai seperti biasa. "Lo gak ke kantor?" pertanyaan itu langsung terlontar, Aldio penasaran apa yang Zio sembunyikan, karena dia tahu Zio kadang punya teka-teki sendiri. Alzio berdecak pelan, lalu ia menggeleng. "Kenapa? Ada masalah kalau gue gak ke kantor, gue bosnya jadi bukan urusan lo." Ucap tegas Alzio membuat Aldio kesal mendapatkan jawaban menyebalkan seperti itu. "Yah.. Memang bukan urusan gu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN