Teguh menemui bagian informasi, menanyakan kronologi kejadian Mela yang di bawa seseorang yang mengaku perwakilan rumah sakit untuk mengantarkan mereka ke Singapura. “Bagaimana bisa rumah sakit besar seperti rumah sakit ini bisa lengah dengan hal sebesar ini? Ini menyangkut keselamatan pasien dan kalian mengabaikan nya,” ucap Teguh berang. “Kami tidak mengabaikannya, Pak! Kami juga tidak menyangka hal ini akan terjadi,” Seorang wanita menjawab kemarahan Teguh. “Dokter Raihan sudah menjelaskan jika ia yang berangkat duluan untuk mempersiapkan operasi di Singapura dan beliau meminta Ibu Mela untuk menyusul kemudian... dan tentang pasien... kita sudah konfirmasi pada pihak maskapai dan bandara jadi Ibu Mela tinggal berangkat bersama pasien saja. Kami tidak pernah mengatakan jika akan ada s

