Mela bisa tidur dengan tenang malam ini. Reyno sudah mengatakan jika ia tidak akan mundur untuk menjadi pendonor Aarick. Itu saja yang penting bagi Mela. Mela tidak bertanya perihal pernikahan nya dengan Hanum yang akan berlangsung esok hari. Reyno pun tidak menyinggung hal itu saat mereka berbicara tadi. Yang penting sekarang bagi Mela adalah kesembuhan Aarick yang sudah di depan matanya. Pagi-pagi sekali Mela sudah bangun, wanita itu mengecek kembali apa-apa saja yang akan dia bawa, Singapura dan Jakarta cukup jauh untuk mengambil sesuatu barang penting yang tertinggal dan Mela tidak mau operasi Aarick di tunda karena hal penting tersebut tidak ia bawa. “Kau yakin pergi sendiri ke sana?” Pintu kamar Aarick terbuka, dan Rusdi langsung bersuara ketika ia melangkahkan kaki di kamar terse

