Chapter 71, Foto Reyno 1 “Aku akan kembali lagi ke sini nanti, bersama Aarick.” Reyno lalu bangkit dan meninggalkan Maya. Dalam hati Reyno tersenyum, setidaknya apa yang diakatakan barusan telah menggugah hati Maya. Maya menatap lurus pada kursi di depannya yang telah kosong. Hatinya perih... di saat ia di sini, Reyno justru masih membela wanita itu. Wanita yang sampai sekarang masih ia benci dengan sepenuh jiwanya. Apa hebatnya dia sampai ia bisa mengambil kedua puteraku? Bathin Maya. Maya lalu menyeka air mata yang tadi sempat jatuh dengan ujung baju yang ia kenakan. Sekarang ia sudah tidak punya apa-apa lagi. Putera yang ia sayangi lebih membela orang lain daripada dirinya. Apalagi ia berada di dalam tahanan yang akan menunggu persidangan, tidak ada yang bisa Maya lakukan selai

