“Itu bukan pemerkosaan, Del. Apa yang Ilham lakukan berbeda dari yang dilakukan bapak tiri kamu.” Lila mencoba memberi pengertian. Tapi tahukah kamu bahwa hati Dela sekarang sudah bak batu karang? Meski diterjang ombak ribuan kali, ia tetap kokoh, tidak goyah sama sekali. Begitu pula dengan hati Dela. Tak peduli siapa yang memberinya pengertian, bagi Dela apa yang Ilham lakukan adalah sebuah pemerkosaan. Pemerkosaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, lelaki yang ia cintai. Ilham mengambil paksa sesuatu yang Dela tak ingin dia mengambilnya. Merasa tak ada gunanya berbagi dengan Lila, Dela lantas menutup sambungan telepon sepihak. Tidak tahu saja dia kalau di seberang Lila ngomel karena sudah dimatikan padahal dia belum selesai bicara. Malam yang masih tersisa seolah menjadi san

