Keyra menunggu orang yang sudah lama tidak di temuinya. Mama Sharen. Badan Keyra sudah berkeringat dingin hanya dengan mengingat namanya. Padahal waktu janjiannya masih sejam lagi. Keyra bingung harus bersikap seperti apa saat nanti bertemu dengannya. Hampir 5 tahun dia tidak bertemu dengannya. Dari kejauhan Keyra melihat seseorang yang sangat mirip dengan orang yang di kenalnya. Tidak mungkin Keyra melupakan orang itu. Orang itu semakin berjalan mendekat ke arah Keyra. Air mata Keyra tiba tiba sudah keluar menetess deras. Rasanya udara di sekitarnya sudah hilang. “Keyra.” Panggil orang itu. Tidak mungkin tidak mungkin itu orang yang di kenalnya. Dia sangat jelas mengingat orang yang di depannya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Bahkan dia datang di acara pemakamannya. “Kamu

