Radival mengusap airmata Keyra. “Kamu tau, sekarang, hal yang paling nggak aku sukai adalah melihat kamu menangis seperti ini.” Ucap Radival. “Jangan di lanjutin kalau nggak kuat.” Bisiknya. Keyra menggelengkan kepalanya. “Keyla waktu itu nggak sadar sampai sebulan. Dan aku mengurung diri di kamar. Aku nggak berani buat keluar. Aku sempat mengalami self injury. Granpaa sama grandma udah mendengar semua ceritanya dariku. Apalagi sejak tau aku self injury, mereka langsung mengirimku ke Indonesia, di rumah nenek keluarga mama, agar aku mendapat suasa baru. Supaya aku mau keluar dari rumah dan nggak menyendiri di rumah. Nenek menyambutku suka cita. Tapi di rumah nenek aku cuma diam dan tetap di dalam kamar. Dan enggan di suruh keluar. Yang kulakukan cuma nangis dan nyalahin diri aku sendiri.

