Bab 166. Suami Siaga

1293 Kata

Dewa dan Boy mendekati Indy dan Reyna setelah mereka berbincang serius di sudut ruangan. “Hm … Indy. Aku sangat berterima kasih—“ “Nggak usah sungkan, Pak Dewa. Aku dan Reyna memang nggak bisa terpisahkan. Kami memiliki telepati saking dekatnya.” Reyna terkekeh mendengar candaan Indy. “Jadi, pak Dewa ini meminta bantuan kita lagi, Beb,” ujar Boy menengahi. “Dia ingin aku menjemput Quinza, dan malam ini Quinza menginap di rumah kita.” “What? Oh.” Indy menutup mulutnya saking senangnya. “Reyna—“ “Malam ini saja.” “No way. Aku ingin lebih dari satu malam, Pak. Please, satu minggu—“ Dewa dan Reyna saling pandang. “Aku yakin kalian butuh waktu lama untuk ya … saling memperbaiki….” Indy semangat sekali mendengar bantuan ini. “Oke, malam ini saja.” Dia menggandeng lengan Boy dan mendekap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN