Keesokan harinya, setelah mandi dan juga sebelum sholat subuh, Malika pun segera menyiapkan sarapan untuknya. Malika ingin merebus kentang dan sayur lain dalam penanak nasi. Berhubung berasnya habis, dia akan makan menu lain saja tanpa nasi. Setelah itu menggoreng telur dan juga pisang. Saat Malika membuka penutupnya, dia pun terkejut melihat sesuatu di dalam. "Eh, uang siapa ini?" tanya Malika bingung. Rasanya dia tidak mungkin menaruh uang sebanyak ini di dalam tempat untuk memasak nasi itu. Malika mengambil uang tersebut dan melirik ke kamar yang pintunya masih tertutup rapat. "Sepertinya ini kerjaan Abang," gumamnya sendiri kemudian mengantonginya dulu. Nanti setelah masak baru ditanya pada pria tersebut. Masalahnya dia tidak punya waktu banyak untuk berdebat pagi ini. Dia harus s

