Audrey si centil pun mengucek matanya karena lelah menatap layar. Padahal baru satu jam dari jadwal masuk kantor. Dia pun meminta Malika untuk mengetikkan laporannya, "Malika, ke mari lah!" perintah wanita itu. "Ya, Bu Audrey?" "Mataku sakit, bisa kau ketikkan laporan ini. Ayo lah, hanya 20 halaman, tidak banyak-banyak." Santi melirik geram pada Audrey. "Hei, Audrey! 20 lembar kau bilang tidak banyak?" "Ck, ah, Dia pasti bisa." Audrey tetap bersikeras ingin Malika yang melakukannya. "Memangnya matamu kenapa?" tanya Santi. "Aku nonton film Korea semalaman. Huhuhu, Ceritanya seru," jawab Audrey. "Hmm, kau ini - kalau pak Delon tahu kau serahkan pekerjaanmu pada Malika, dia akan marah." Audrey langsung menoleh pada Malika. "Kau mau melaporkanku?" tanyanya mengancam. "Eh, enggak Bu, e

