Bab 38

2140 Kata

Nazmi yang sedang kecewa tidak langsung pulang ke rumah karena merasa kesal pada semua yang terjadi malam ini. Dia berhenti di pinggir jalan dekat taman. Memukul stir mobilnya kemudian menjerit sekuatnya. Dia sudah menyerahkan mobil dan apartemen pemberian orang tuanya. Beruntung dengan hasil jerih payahnya selama ini, dia bisa membeli mobil lain yang digunakannya beberapa kali sejak beli. Namun, sekarang mobil ini akan dipakainya ke mana saja meski tidak sebagus milik pemberian orang tuanya. Nazmi mensyukuri yang ada, benar-benar tinggal hasil jerih payahnya yang bisa dinikmati. Sejujurnya bukan harta yang dipermasalahkan, tetapi sedih kehilangan orang tua yang membuatnya tak mampu mengucapkan apa pun. Lehernya sangat sakit menahan tangis di rumah Sultan tadi. Dia memang pria, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN