Astaghfirullah! Lagi-lagi aku harus melihat mereka bermesraan, gerutu Malika saat masuk dan melihat suaminya dan kekasihnya berduaan. Malika pun tidak mau menoleh lagi, memilih menunduk dan jalan ke arah dapur. Raima memang sengaja menunjukkan pada Malika kalau Nazmi adalah miliknya. Raima juga sengaja menyerang kekasihnya di sana agar wanita itu melihatnya dengan jelas. Nazmi dicium olehnya dengan sangat hangat. Nazmi berusaha melepasnya, tapi Raima menolak. “Sayang, kau kenapa? Aku merindukanmu, seperti tidak pernah melakukannya saja,” ujar Raima, sambil curi-curi melirik ke dapur. Malika yang sedang menyusun telur ke wadah yang tersedia itu pun diam saja. Benar yang kukatakan. Aku di sini hanya pembantu yang memberi pelayanan tambahan. Dasar Bang Nazmi kejam! Semalaman aku dan dia

