Hari ini Regan bertemu dengan Virendra di dalam ruangannya. Di sana juga ada Angela, karena Regan memintanya untuk hadir di sana. “Saya sangat senang akhirnya bisa menjalin kerjasama dengan anda. Banyak rumor mengatakan kalau anda begitu hebat dan hampir semua pembisnis ingin bekerjasama dengan anda,” seru Virendra begitu ramah. “Jarang sekali ada anak muda yang begitu berbakat seperti anda. Saya sungguh kagum pada anda, selain memiliki wajah yang tampan, anda juga begitu pintar dan sangat berbakat.” Virendra terus saja memuji Regan. Dimana Regan hanya menunjukkan ekspresi datar. “Jadi kerjasama apa yang ingin anda ajukan dengan perusahaan ini?” tanya Regan menghentikan bualan menjijikan Virendra. Virendra terlihat menelan

