Sesuai perjanjiannya dengan Virendra, sekarang Angela sudah berdiri di depan gedung tinggi Virendra Production. “Setelah sekian lama,” gumamnya. Angela menarik nafasnya dalam-dalam. Kemudian ia mengeratkan pegangnya pada tali tas yang di sampirkan di bahunya. Ia pun berjalan memasuki gedung kantor itu. Ia berjalan menuju meja receptionist. “Selamat siang. Ada yang bisa di bantu?” seru Reseptionist di sana. “Saya ada janji dengan Mr. Virendra.” “Anda dengan Miss Angela?” “Iya.” “Mr. Virendra sudah menunggu anda di dalam ruangannya. Anda tinggal naik ke lantai 20,” seru Reseptionist itu. “Baiklah.” Angela beranjak pergi menuju ruangan V

