Sharell kasak kusuk semalaman. Perasaannya tidak enak juga. Sejak kemarin Clara keliahatan murung. Sudah jelas apa yang dia pikirkan. Soal cicilan tiap bulan yang terasa menghantui hidupnya. Mungkin kemarin-kemarin dia sama sekali tidak berani cerita ke Sharell. Iya, sejak jaman kuliah memang Clara tidak pernah mau merepotkan. Meski secara status social rasanya antara Sharell dan Clara seperti upik abu dan anak sultan, Clara tidak pernah sedikitpun memanfaatkan. Malah dulu sring Clara mentraktir Sharell makan sewaktu mereka jalan bareng. Mungkin karena merasa tidak enak kalau Sharell terus yang metraktir. Pokoknya Clara tulus, tidak pernah menyusahkan, tidak pernah memanfaatkan dan pantang mengeluh soal keuangan di depan Sharell. Karena pernahkejadian beberapa kali saat ia cerita mengeluh

