Pukul 21.00 waktu setempat, Sharell yang saat makan malam tadi semula menggebu-gebu ingin menelpon keluarganya mendadak ragu. Padahal foto-foto itu sudah tinggal klik kirim langsung sampai. Sedikit ada rasa takut kalau mamanya nanti mengomel atau bahkian papanya mungkin yang akan marah. Kebiasanna di keluarganya tidak ada yang pernah tidur di bawah pukul 22.00 waktu setempat. Artinya dia masih punya waktu satu jam untuk berpikir. Sementara di kediaman lain, Khanza sejak seleai makan malam mondar-mandi di dekat Verrel. Wajahnya manyun kesal tidak sabar. “Kak, udah belum?” tanyanya dengan suara sedikit berbisik. Kakaknya sejak sore tadi tak berhenti menerima telepon sana-sini. apalagi kalau bukan urusan pekerjaan. Ditambah lagi zoom meeting yang memang sudah diagendakan oleh sekretarisny

