Malam tiba. Hari ini terasa begitu lama menunggu Clara pulang kantor. Di kamar, Sharell hampir seharian memandangi layar ponselnya. Iya, layar ponsel yang menampilkan hasil dia berburu hari ini. Berburu apa lagi kalau bukan foto Verrel dan seorang gadis yang dia jemput di bandara tadi pagi. Makin lama dilihat Sharell mendadak diam-diam memuji. "Si es balok ternyata cakep juga." katanya sambil memperhatikan foto. "Eh, gak!" ralatnya dua detik kemudian. Sekilas teringat masa-masa SMA. Nama Verrel memang populer di sekolah. Lebih tepatnya di kalangan para gadis. Kulit putih bersih, wajah rupawan dan postur sempurna. Mungkin umumnya pria jenis ini sudah jadi playboy cap temu lawak. Atau minimal jadi tukang PHP atau tukang ghosting. Tapi Verrel tidak. Entah sudah berapa hati yang dia bikin

