Kenangan Kecil (III)

1018 Kata

Berjalan menyusuri koridor kelas yang mulai sepi, beberapa anak sudah memilih pulang karena jam sudah menunjukkan pukul lima sore, tidak banyak yang tersisa namun masih ada beberapa yang terlihat berlalu lalang. Terdengar bunyi gaduh di satu gang kecil menuju perpustakaan, kaki kecil itu melangkah menuju sumber suara kegaduhan, berhenti dan memandang ada tiga anak laki laki tengah memukuli satu bocah bertubuh lebih kecil dari mereka. Xia menatap anak laki laki yang sudah hampir kehilangan kesadarannya, melirik pelaku pembulian satu persatu lalu melempar senyum remeh. "Cupu." ejeknya dengan nada geli, ketiganya menatap kesal ke arah Alexia. Xia melipat kedua tangannya di depan d**a, kembali menatap datar pecundang pecundang tidak tahu adap di depannya. "Jangan ikut campur." ucap s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN