Persaingan

1119 Kata

Pagi ini Alexia sudah bisa berjalan, dia tidak lagi duduk di kursi roda, tapi rasanya tetap menyakitkan. Kakinya masih terpincang pincang saat dia menuruni anak tangga, hampir saja terjatuh. Untung tubuhnya dengan sigap langsung di tangkap oleh seseorang. Mata Alexia membelalak terkejut, sedetik kemudian wajahnya kembali datar. Daniel langsung meletakkan tangannya di tungkai kaki Alexia dan bahunya. Menggendong gadis itu ke meja makan. Windi yang meminta Daniel untuk menjemput Alexia ke rumahnya, karena Alexia memaksa untuk masuk ke kantor. Windi sedikit khawatir dengan bos sekaligus teman semasa dia kuliah itu. Terlebih sekarang Alexia tinggal seorang diri, tidak akan ada lagi yang membantunya jika ada sesuatu yang mendesak atau terjadi hal yang tidak di inginkan. "Kenapa anda tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN