Kenangan Kecil (I)

1055 Kata

Saat itu.... Xia memundurkan langkahnya, wajahnya tampak pucat pasi saat melihat berbagai makanan yang sudah rapi tertata dalam piring di lempar asal asalan oleh sang ibu. Tidak ada yang berani membuka mulut, mereka semua diam dengan kepala menunduk takut jika sang nyonya semakin tersulut emosi. Di tatapnya Alexia penuh kemarahan, Xia menggeleng geleng tidak mau mendapatkan hukuman yang sama, namun sepertinya Hellen tidak perduli sama sekali dengan permohonan sang putri, dia menariknya pergelangan tangan Alexia paksa. Alexia meronta, air matanya sudah bercucuran. "I-ibu maaf, maaf, Xia tidak akan mengulang lagi." Xia terus menangis, menggosokkan kedua telapak tangannya meminta ampun dari kemarahan sang ibu. Hellen masih tidak bergeming, garis rahangnya tampak mengeras, bukti bahwa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN