Galen memandangi kepergian Bianca. Punggung gadis itu semakin jauh dan lama kelamaan menghilang di telan jarak. Setelah menghabiskan beberapa waktu untuk berbincang mengenai hubungan mereka, akhirnya Bianca menyerah dan berusaha mencoba melepaskan Galen. Meski berat, Bianca tetap tidak bisa memaksa Galen untuk tetap berada di sisinya, setidaknya jika Galen tidak bisa menerimanya, Ia tidak ingin Galen membencinya karena sikap egoisnya. Mencintai dan di cintai itu adalah sebuah pilihan. Kalau saja Galen bisa, Ia sangat ingin menjadikan Bianca sebagai rumah utamanya. Bianca gadis yang baik, Ia mencintai Galen tanpa karena, dan bahkan Ia sangat ingin bersama Galen meskipun Galen sudah tidak memiliki apapun lagi. Sayangnya, jauh di dalam hati, Alexia masih menduduki tahta tertinggi di hati

