Bab 38: Hadiah Lain

1468 Kata

“Kenapa Ibu membagikan kue? Bukannya ulang tahun Ibu masih lama?” “Ini ke dari toko yang sangat terkenal itu. Pasti harganya mahal.” “Apa hari ini ada perayaan yang menggembirakan, Bu?” “Ibu bahkan membeli cake stroberi kesukaan Ibu.” “Bentuknya hati. Apa mungkin Ibu sudah mempunyai pacar?” “Ibu juga membawa mawar merah. Sangat tidak biasa.” “Apa yang ada di leher Ibu? Kalung itu belum ada pagi ini. Apa seseorang memberikannya pada Ibu? Ibu sungguh punya pacar?” Semua pertanyaan itu membuat kepala Achiera berdenyut. Dia sungguh tidak menyangka jika Keenan akan membagikan kue kepada para stafnya. Itu pun dari sebuah toko kue yang sangat jarang dia datangi karena harganya cukup mahal. Sebuah tempat yang sangat cocok untuk golongan atas seperti Keenan dan keluarga. Tangan Achiera masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN