Bab 23: Ketemu Doi

1865 Kata

“Saya akan ke rumah kamu malam ini.” Hanya pesan singkat, tetapi mampu membuat Achiera gelisah dari pagi. Kenapa dia merasa jika Keenan sedikit memaksa. Dia tidak mengatakan kalau Keenan tidak bisa ke rumahnya. Dia masih butuh waktu sebentar lagi. Entah bagaimana dia harus mempersiapkan pertemuan antara Keenan dan keluarganya. Sudut mata Achiera melirik benda pipih yang tergeletak di atas meja kerja. Perlukah dia mengatakan pada bibi dan kakaknya jika Keenan akan datang? Biar bagaimana pun, mereka butuh persiapan, bukan? Sejujurnya, dia sendiri tidak tahu apa yang mesti dipersiapkan dalam acara semacam ini. Sepertinya dia perlu meminta saran Melly. Siang ini, sebaiknya Achiera mengajak Melly bertemu untuk membahas mengenai kunjungan Keenan. Wanita dengan rambut terikat menjadi satu itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN