Achiera masih memandangi wajahnya di cermin. Pertemuan dengan Marwa membuatnya sadar jika dia membutuhkan perawatan. Mungkin sebaiknya dia meminta bantuan Melly dalam hal ini. Jika nenek Keenan saja masih sangat cantik, pasti ibu pria itu jauh lebih cantik. Mana bisa dia membuat dirinya terlihat buruk. Helaan napas lolos dari mulut Achiera. Dia tidak yakin apa harus memikirkan hal ini atau cuek seperti biasa. Toh, Keenan sudah melihat dia yang biasanya. Apa dia memang perlu tampil cantik hanya demi membuat orang tua dan nenek Keenan terkesan? Entahlah. Dia tidak tahu harus bagaimana menanggapi masalah hubungan keluarga begini. Merasa tidak menemukan jawaban, Achiera mengerucutkan bibir. Wanita itu lantas keluar dari kamar. Dia mencari-cari sosok yang bisa diajak berbicara. Matanya berbin

