Bab.8 Gara - Gara Handuk

1021 Kata

Satu jam setelah mereka duduk beristirahat di teras kecil rumah Seno, akhirnya ia mengantar Inggrid pulang bersama Delon. Udara malam mulai turun, sedikit lembap, dan aroma tanah setelah hujan masih terasa samar di sepanjang perjalanan. Seno menyetir dengan satu tangan, sementara tangan lain sesekali mengusap punggung Delon yang tertidur dalam gendongan Inggrid. Inggrid memeluk bayi kecil itu lebih erat, memastikan ia tetap hangat. Di sampingnya, Seno tampak lebih tenang dari sebelumnya. Ada cahaya berbeda di wajahnya, seolah beban yang sempat bertahun-tahun menekan dadanya kini luruh sedikit demi sedikit. “Mas..” suara Inggrid lirih. “Hm?” Seno menoleh secukupnya. “Kamu… kayaknya capek banget.” “Enggak,” Seno tersenyum kecil. “Cuma… adem aja.” Inggrid menghela napas pelan. “Aku juga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN