Bab.27 Kedatangan Adelia

1035 Kata

Keesokan paginya datang terlalu cepat bagi Inggrid. Alarm belum sempat berbunyi ketika matanya sudah terbuka. Cahaya pagi merayap masuk dari sela gorden, membelah kamar dengan lembut. Di sampingnya, Seno masih terlelap, napasnya teratur, wajahnya terlihat jauh lebih damai dibanding hari-hari penuh tekanan yang biasa ia jalani. Inggrid menatapnya beberapa detik, lalu beranjak pelan, berusaha tidak membangunkannya. Di dapur, ia menyiapkan kopi seperti biasa. Rutinitas kecil yang selama ini selalu memberinya rasa tenang. Namun pagi itu, ada kegelisahan tipis yang mengendap di dadanya, tanpa sebab yang jelas. Ia mencoba mengabaikannya, menyandarkan punggung ke meja dapur sambil menyeruput kopi hangat. Tak lama, Seno muncul, rambutnya masih sedikit berantakan. “Kamu bangun pagi banget,” kat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN