Emmm.. Abella, membuka mata indah nya perlahan. dia menatap langit-langit kamar dengan mata berkedip-kedip. Abella, merasa sangat asing dengan kamar yang dia tempati sekarang. Abella, menggosok-gosok mata indah nya perlahan, mungkin saja dengan menggosok mata indah nya. langit-langit kamar nya akan berubah, seperti langit-langit kamar nya dengan Alex. Tapi saat, Abella membuka mata indah nya, tetap melihat langit-langit kamar yang sama. Abella, menoleh ke arah samping kanan, dimana dia melihat infus. Abella, mengangkat tangan nya dengan pelan. Abella, ternganga melihat tangan nya yang ternyata terpasang infus. "Lo, kenapa aku??" tanya Abella dengan polos nya. Abella, bangun dari rebahan nya dengan pelan. dia masih merasakan pusing, mata berkunang-kunang. Abella, menyandarkan punggung

