Pukul 8 malam, di sebuah gedung besar dengan dekorasi yang sangat indah. Para tamu mulai berdatangan, dengan senyum dan tawa ria di wajah mereka. Membuat keluarga sang pengantin, ikut senang dan merasa sangat bahagia. Sedangkan Miya, sang pengantin wanita itu masih beada di ruangannya, menunggu waktunya untuk keluar. Dan Rean, sang pengantin Pria, sudah berada di bahtera pernikahan. Miya melihat layar televisi, yang menampilkan bagaimana suasana di luar ruangan Make up-nya. Kaget, banyak sekali tamu yang datang, bahkan belum tersorot semuanya. Padahal seingat Miya, dia tidak mengundang sebanyak ini. Namun kemudian Miya sadar, bahwa pasti ini undangan dari kekuarganya, atau keluarga Rean. Karena tidak ingin terlalu malam, kedua belah keluarga memutuskan untuk segera memulai pernikahan. Se

