Tanda di leher [Part 32]

1559 Kata

Miya Louren, tengah mengetuk-ngetukkan jarinya di meja kerjanya dengan tatapan tajam. Wanita berambut pendek itu melirik ponselnya, lalu menelefon seseorang, yang tidak juga mengangkat telefonnya. Sudah 5 hari ini, Miya menunggu kabar dari Dexter yang hanya pamit menyelesaikan pekerjaan. Miya begitu khawatir, sebab Dexter bekerja di dunia gelap, yang notabenya kejam dan keras. Takut pria itu terluka atau semacamnya. Apalagi, Dexter sama sekali tidak mengangkat telefon darinya, ataupun Meizha. Ngomong-ngomong, setelah Dexter sering tinggal di apartemen Miya, keluarga Miya memutuskan untuk tinggal di temoat sendiri. Yaitu ruko dengan toko usaha mereka, yang tempatnya tidak jauh dari Apartemen Miya. Orang tua Miya memutuskan hal itu, karena merasa tidak enak sebab Miya sudah dewasa dan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN