Sandal pungutan

1819 Kata

"Pak?" lirih Ellion memotong penjelasan pak guru matematika pada semua muridnya. "Apa panggil panggil saya? jangan bilang mau di stopin hukumannya? engga bisa, nanti pokoknya sampai saya bener bener mau menghentikan kamu. Jadi, diem aja di situ" tegas guru itu lantang. Ellion memegangi perutnya, wajahnya semakin memucat dan di saksikan oleh semuanya. Sementara sang guru tak mengindahkan hal tersebut, karena dia sibuk menatap ke arah buku buku. "Pak" lirih siswi lain. "Kenapa lagi? ada yang kurang jelas dari penjelasan barusan?" tanya si guru. Mereka lalu menunjuk ke arah Ellion yang matanya hampir tertutup, dengan sekuat tenaga Ellion masih menahan rasa sakitnya. "Dia.." lirih semuanya. "Kenapa si Ellion? kenapa sih kalian harus peduli sama siswa yang bandel?" ujarnya lalu menatapi E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN