Lamia tahu ada yang salah. Benar. Yang salah ada otaknya sendiri. Padahal dia yang sengaja menarik batas agar Ruu tidak mendekatinya, karena alasan bahwa mereka berada di dunia yang berbeda. Dunia tempat Ruu tinggal dan beraktivitas setiap hari adalah dunia yang ditinggali oleh orang-orang dengan rekening menggembung karena menyimpan banyak uang. Sedangkan Lamia hanya seorang gadis biasa yang tidak ingin hidup di bawah pemberian orang tuanya. Dia hanyalah gadis yang berharap dapat menghasilkan uang dari pekerjaan yang juga merupakan hobinya. Dirinya hanya takut kalau sampai tidak bisa beradaptasi dengan baik di dalam lingkungan Ruu. Dia takut malah harus mempermalukan lelaki itu. "Mbak, enggak mau pilih tempat makan sendiri?" Lelaki yang sejak tadi terlihat senang itu, mulai celingu

