Pekerjaannya di hari pertama selesai setelah Sarmila beres membersihkan satu kamar terakhir. Namun, ada satu hal yang dia lakukan sebelum mengunci kamar hotel. Diambilnya ponsel dan segera memotret satu benda yang selalu memenuhi rasa penasarannya seharian ini. Kenapa banyak benda itu di kamar tamu dan juga kenapa dirinya tak tahu apa nama bendanya. Katakan saja Sarmila adalah salah satu gadis paling beruntung di antara ratusan ribu gadis yang bisa bertetangga dengan pria mapan dan tampan seperti Gentala, yang memiliki pekerjaan sebagai CEO, memiliki kekayaan yang melebihi puluhan juataan dan juga yang masih berstatus sendirian. Gadis itu tersenyum semringah setelah berhasil mengunci pintu. Dia berjalan menyeret keranjang peralatannya dan segera menuju floor supervisor yang menjadi p

