Senyum Sarmila Tak Luntur

1621 Kata

Drrt … drrrt … Ning nung! Tung tung tuing! Ringtoned di ponsel Sarmila berdering nyaring, membuat sang empunya yang masih menganyam bulu mata pun berjingkat terkejut. “Allahu akbar!” sentaknya saat membuka mata. Deru di dadanya berdebar hebat begitu mendengar nada kencang dari ponselnya. Sarmila masih malas untuk bangun, dia menggerayangi sisi kasurnya. Berusaha mencari di mana letak ponselnya yang semalam dia mainkan sebelum tidur. Telinganya semakin pekak karena nada dering itu terputus sebentar namun kembali berdering nyaring. “Mana sih?!” Gadis itu mengerang sendiri, merasa kesal. Seharusnya dia ikat saja ponsel di lehernya.   Grep! “Dapet!” Bahkan masih bisa-bisanya Sarmila merasa girang.   Segera saja dengan mata yang belum fokus, dia berusaha melihat siapa yang menghubunginy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN