Pertengkaran di Lobby

1624 Kata

Sarmila baru saja mau membuka mulutnya, namun resepsionis cantik yang ada di hadapannya itu sudah nyerocos panjang lebar dengan segala kejudesannya. Baru saja dia ingin menjawab kembali, namun kalah cepat.  Bak Valentino Rossi menyalip Pedrosa. Masalahnya bukan pada pengemudi atau pun motornya, namun ... dia hanyalah upil yang nyempil di velk motornya! Samila sama sekali tak bisa menemukan kata yang pas agar resepsionis itu mau mempersilakannya, dia hanya bisa diam pasrah dengan kaki kirinya yang menyilang di kaki kanannya, sedikit terangkat menggaruk betis kakinya   Sarmila paham, posisi Gentala memang tak main-main dan tak mungkin dirinya dapat bertemu. “Iya Mbak, saya paham kok. Saya memang manusia enggak penting,” timpal Sarmila memotong omelan wanita dengan rambut tergelung rapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN