Cristal mengedarkan pandangan ke segala ruangan semua barang-barang yang dibutuhkan sudah ia rapihkan masuk ke dalam dus bersiap pindah ke rumah Samudra. Begitu banyak kenangan di rumah ini dari awal kehamilan Kaisar hingga mulai membuka usaha, bahkan tempat berlari untuk melupakan kesedihan saat kehilangan dan berpisah dengan Samudra dulu. ''Sudah siap? tanya Samudra merangkul bahu Cristal dari belakang yang dibalas dengan anggukan ''Udah. Mas rumah ini jual aja, kalau butuh tambahan modal, aku juga punya beberapa aset dan tabungan kok.'' Samudra memegang bahu Cristal hingga berhadapan. ''Ngomong apa kamu? Kenapa bisa ngomong gitu?'' ''Aku tau, Mas. Apa yang terjadi, aku gak akan biarkan kamu kesusahan dan jatuh seorang diri.'' ''Semua masih ada dibawah kendali, kok. Kamu tenang, ya?

