Episode 74

2390 Kata

Aura ketegangan masih terpancar di ruangan milik Gandi, daadany bergemuruh naik turun ia terduduk di kursi memijat pangkal hidungnya. '' Keluar kamu, Vian. Masih ada hal lain yang ingin, Papa bicarakan dengan Samudra.'' ''Tapi Papa gak bakal ngapa-ngapain, Samudra kan?'' ucap Vivian cemas. Memegang bahu Gandi. ''Masih aja membela setelah apa yang dia perbuat kekeluarga kita. Ini seperti melempar kotoran ke wajah Papa. Untung saja undang belum tersebar. Kalau sampai tersebar, mau taruh dimana muka keluarga kita nanti,'' berang Gandi menatap tajam pada Samudra. Sesuai prediksi Samudra, reaksi kecewa dan marah pasti selalu ada ia pun diam tak menanggapi dari pada memperkeruh suasana. ''Nunggu apalagi, Vian? Cepat keluar sana, Papa mau bicara empat mata dengan Samudra,'' usir Gandi pada V

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN