Episode 24

1898 Kata

Meski ragu, akhirnya Cristal pun melayangkan kaki menghampiri Samudra yang kini tengah menatapnya tajam, tak sedikit pun membuatnya takut. Ingin sekali ia marah-marah meluapkan emosi, tetapi melihat Samudra berdiri di depannya perasaan itu menguap begitu saja. ''Ngapain ke sini? Mau bikin keributan lagi?'' tanya Cristal ketus sambil berkacak pinggang. Tanpa kata Samudra menarik lengan Cristal merengkuhnya dalam dekapan. Mencium pucuk kepalanya. ''Sorry, Kamu juga gandeng-gandeng pria lain di depanku.'' ''Gak sengaja, Om. Salah tarik orang.'' ''Terus kalau sekarang sengaja di antar cowok lain?'' ''Engga gitu ish ... katanya jemput? Bohong.'' ''Ohw jadi nungguin?'' ''Enggak!'' Cristal terus meronta berusaha melepaskan diri dari kungkungan Samudra, enak aja peluk-peluk dia kan lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN