Cristal berjalan menapaki jalan beraspal mengikuti kata hati, suasana terik tak menyurutkan langkahnya. Larut dalam lamunan hingga tak sadar saat sebuah mobil nyaris menabrak dirinya, membuatnya terguling nyari membentur trotoar. Siku dan tangannya pun lecet tergores batu kerikil yang tajam ia pun hanya meringis menahan perih. Cristal terkesiap menoleh menatap seseorang yang mengalami luka lebih parah darinya kakinya terluka dan berdarah. Orang-orang pun berkerumun menolong seseorang itu, seketika Cristal merasa bersalah gara-gara menolong dirinya orang lain jadi terluka. ''Ibu ... bangun, bu. Ibu gak pa-pa kan?'' pekik Cristal panik seraya mengguncang tubuh orang itu yang kini tengah pingsan. ''Woy jangan kabur, woy,'' pekik orang-orang yang berada di tempat kejadian, tetapi mobil itu

